
Manfaat Almond: Kolesterol Turun, Pinggang Lebih Ramping
Monika Pandey – Penelitian terbaru mengungkapkan bahwa mengonsumsi almond setiap hari dapat memperbaiki berbagai indikator kesehatan penting. Salah satu manfaat utamanya adalah penurunan kadar kolesterol total dan LDL (kolesterol jahat).
Sindrom metabolik merupakan kondisi medis yang meningkatkan risiko penyakit jantung, diabetes tipe 2, hingga demensia. Seseorang dikategorikan mengidap sindrom ini jika memiliki kombinasi kondisi seperti kolesterol dan trigliserida tinggi, gula darah tinggi, tekanan darah tinggi, dan kegemukan di area perut.
“Gaya hidup tidak sehat seperti pola makan buruk dan minim aktivitas fisik menjadi pemicu utama. Namun kini, kesehatan usus dan peradangan kronis juga diidentifikasi sebagai faktor penting,” jelas Dr. Emily Ho, Direktur Linus Pauling Institute di Universitas Oregon State.
Dalam studi yang dipublikasikan di jurnal Nutrition Research, tim peneliti yang dipimpin Dr. Emily Ho melakukan uji klinis selama 12 minggu. Pesertanya adalah pria dan wanita berusia 35–60 tahun yang telah didiagnosis mengidap sindrom metabolik.
“Baca Juga: Apakah Gigi Ompong Bisa Membuat Pipi Terlihat Kempot?”
Mereka dibagi menjadi dua kelompok: satu kelompok mengonsumsi 320 kalori dari almond setiap hari (sekitar 45 butir). Sementara kelompok lainnya diberi kue kering dengan kalori yang sama namun tanpa nutrisi sebanding.
Hasilnya menunjukkan bahwa kelompok yang rutin makan almond mengalami peningkatan kadar vitamin E, penurunan kolesterol total dan LDL, serta berkurangnya lingkar pinggang. Tak hanya itu, tanda-tanda peradangan usus pun menurun.
Almond adalah sumber vitamin E tertinggi di antara semua jenis kacang pohon. Selain itu, almond kaya akan lemak tak jenuh, serat, polifenol, dan berbagai mineral penting. “Banyak komponen almond yang mendukung kesehatan mikrobioma usus dan metabolisme tubuh,” ujar Laura Beaver, peneliti utama studi ini.
Vitamin E sendiri berperan penting dalam menjaga fungsi organ, saraf, dan otot. Sayangnya, lebih dari 90% orang dewasa belum mencapai asupan harian yang direkomendasikan. Menurut Dr. Ho, konsumsi satu genggam almond setiap hari bisa menjadi solusi camilan sehat untuk mendukung kesehatan jantung dan metabolik.
“Simak Juga: Dedi Mulyadi Dipolisikan karena Kirim Anak-Anak ke Barak Militer”
Monika Pandey - Menggunakan obat tanpa memperhatikan dosis dapat memicu efek samping berbahaya, terutama pada pasien dengan kondisi kronis. Data…
Monika Pandey - Penelitian terbaru menunjukkan bahwa diet bergizi dapat meningkatkan tingkat penyembuhan pasien hingga 23% dibandingkan diet standar, menegaskan…
Monika Pandey - Penurunan penggunaan narkoba di kalangan remaja mencapai 12% pada 2023, menurut Badan Narkotika Nasional, setelah program gaya…
Monika Pandey - Data Kemenkes 2023 mencatat 32% kasus keracunan obat di Indonesia berasal dari kesalahan dosis konsumsi mandiri tanpa…
Monika Pandey - Data terbaru dari Kementerian Kesehatan RI menunjukkan bahwa pemanfaatan layanan telemedicine di Indonesia telah melonjak lebih dari…
Monika Pandey - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam laporan terbarunya menyebutkan bahwa tingkat kepatuhan pasien terhadap terapi obat jangka panjang…
This website uses cookies.