
Sering Menguap Pertanda Bahaya, Benarkah?
Monika Pandey – Sering menguap dan merasa mengantuk sepanjang hari mungkin terdengar sepele, tapi sebenarnya bisa menjadi sinyal peringatan serius. Dalam makalah terbaru dari American Academy of Sleep Medicine (AASM), disebutkan bahwa rasa kantuk yang terus-menerus adalah masalah kesehatan yang tidak bisa diabaikan.
“Rasa mengantuk merupakan masalah kesehatan serius dengan konsekuensi yang luas,” ujar Presiden AASM, Dr. Eric Olson. Menurutnya, sering mengantuk bukan hanya tanda tubuh lelah, tapi bisa jadi gejala kekurangan tidur yang membahayakan kesehatan fisik dan mental.
“Simak Juga: Hiperplasia Gingiva dan Kaitannya dengan Obat Hipertensi”
Rasa kantuk berlebihan dapat menyebabkan berbagai insiden, mulai dari kecelakaan saat mengemudi, kesalahan di tempat kerja, hingga peningkatan risiko penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, penyakit jantung, hingga stroke.
AASM juga menyoroti bahwa kurang tidur kronis membuat seseorang tidak mampu menilai kondisinya secara objektif. “Dengan kurang tidur parsial yang kronis, kemampuan untuk memahami tingkat gangguan kita sendiri tidak lagi akurat. Kita pikir kita baik-baik saja, padahal sebenarnya tidak,” jelas Dr. India Gurubhagavatula, anggota dewan AASM.
Melalui pengujian, AASM menemukan bahwa partisipan yang kurang tidur membuat lebih banyak kesalahan dalam tugas-tugas kognitif. Namun, mereka tetap merasa percaya diri seolah tak ada yang salah.
Salah satu reaksi otak terhadap rasa kantuk ekstrem adalah munculnya tidur mikro, yaitu kondisi di mana otak “tidur” selama 2–10 detik tanpa disadari. Jika ini terjadi saat mengemudi atau mengoperasikan alat berat, risikonya bisa fatal karena kehilangan konsentrasi bahkan sesaat saja dapat menyebabkan kecelakaan serius, membahayakan nyawa diri sendiri maupun orang lain di sekitar.
Selain kurang tidur, ada faktor lain yang memicu kantuk berlebihan, seperti sleep apnea, nyeri kronis, sindrom kaki gelisah, serta gaya hidup yang buruk. Misalnya, konsumsi kafein berlebihan, minum alkohol sebelum tidur, dan kebiasaan tidur yang tidak teratur.
Menguap terus-menerus bukan hanya masalah sepele. Jika Anda sering merasa mengantuk, ada baiknya mengevaluasi pola tidur dan gaya hidup sebelum dampaknya menjadi lebih serius.
“Baca Juga: Barang Branded Diproduksi China? Simak Faktanya!”
Monika Pandey - kombinasi konsumsi obat dengan makanan sehat menjadi faktor kunci dalam meningkatkan efektivitas terapi, terutama setelah studi 2023…
Monika Pandey - menyeimbangkan jam kerja yang meningkat dengan kebutuhan keluarga kini menjadi tantangan utama bagi eksekutif muda, terutama setelah…
Monika Pandey - menyeimbangkan beban kerja yang meningkat dan kebutuhan pribadi kini menjadi tantangan utama bagi profesional muda, terutama setelah…
Monika Pandey - Penggunaan obat tanpa resep meningkat 27% pada 2023 menurut Kemenkes, menimbulkan risiko interaksi berbahaya. Konsumen harus memahami…
Monika Pandey - Inovasi alat kesehatan modern telah menurunkan mortalitas neonatal 18% sejak 2022, menurut data Kementerian Kesehatan.Konteks Global dan…
Monika Pandey - Menggunakan obat tanpa memperhatikan dosis dapat memicu efek samping berbahaya, terutama pada pasien dengan kondisi kronis. Data…
This website uses cookies.