
Monika Pandey – Tahi lalat, atau nevus, adalah kondisi kulit yang umum dimiliki banyak orang di berbagai usia dan jenis kelamin. Sebagian besar tidak berbahaya dan merupakan kelainan kulit yang jinak. Namun, dalam beberapa kasus, nevus dapat berubah menjadi kondisi yang lebih serius, seperti melanoma, salah satu jenis kanker kulit yang paling berbahaya.
Melanoma adalah kanker kulit yang berkembang dari melanosit, yaitu sel yang menghasilkan pigmen melanin. Kanker ini dapat muncul dari tahi lalat yang sudah ada sebelumnya atau berkembang langsung di area kulit tanpa tahi lalat. Melanoma dianggap berbahaya karena dapat menyebar ke bagian tubuh lain, seperti kelenjar getah bening, paru-paru, atau hati, jika tidak segera ditangani.
“Simak Juga: Implan Payudara, Dari Kepercayaan Diri Hingga Potensi Risiko”
Tidak semua tahi lalat (nevus) memiliki risiko berubah menjadi melanoma. Namun, penting untuk mengenali tanda-tanda yang mencurigakan. Ada metode sederhana yang disebut ABCDE untuk memeriksa:
Jika Anda menemukan salah satu tanda ini, segera konsultasikan dengan dokter spesialis kulit.
Beberapa faktor dapat meningkatkan risiko tahi lalat menjadi melanoma, antara lain:
Pencegahan adalah langkah terbaik untuk mengurangi risiko. Beberapa cara yang dapat dilakukan adalah:
“Baca Juga: Toilet Khusus Disabilitas, Menghadirkan Kenyamanan untuk Semua”
Monika Pandey - Data terbaru Kementerian Kesehatan RI tahun 2023 mengungkap fakta mengejutkan bahwa sekitar 76% masyarakat Indonesia masih mengonsumsi…
Monika Pandey - Data terbaru dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 2024 menunjukkan setengah dari seluruh pasien global gagal mengonsumsi…
Monika Pandey - Laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) 2023 menyebutkan tingkat kepatuhan pengobatan kronis di negara berkembang hanya berkisar 50%.…
Monika Pandey - Data terbaru dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menunjukkan setengah dari semua obat diresepkan atau dijual secara tidak…
Monika Pandey - Data klinis terbaru menunjukkan angka yang mengejutkan: sekitar 20 persen kegagalan terapi antibiotik pada pasien rawat jalan…
Monika Pandey - Studi klinis dari Johns Hopkins Medicine pada 2023 mengungkap fakta mengejutkan: efektivitas absorpsi suplemen dapat turun hingga…
This website uses cookies.