
Monika Pandey planetary health diet sehat menjadi sorotan karena mampu menyeimbangkan kesehatan manusia dengan kelestarian lingkungan secara praktis.
Planetary health diet sehat adalah pola makan yang dirancang untuk menyehatkan tubuh sekaligus mengurangi tekanan pada lingkungan. Konsep ini dikembangkan oleh EAT-Lancet Commission dan menekankan konsumsi pangan nabati sebagai sumber utama energi.
Pola makan ini mengatur porsi ideal dari biji-bijian utuh, sayur, buah, kacang-kacangan, dan sumber protein hewani dalam jumlah terbatas. Karena itu, planetary health diet sehat tidak melarang daging sepenuhnya, tetapi mengarahkan konsumsi menjadi jauh lebih sedikit dan lebih bijak.
Dengan pendekatan tersebut, planetary health diet sehat berupaya menekan emisi gas rumah kaca, menghemat air, dan mengurangi penggunaan lahan pertanian intensif. Akibatnya, perubahan pola makan individu bisa memberi dampak kolektif yang besar terhadap bumi.
Beberapa prinsip kunci planetary health diet sehat mudah dikenali dalam keseharian. Fokus utamanya adalah peningkatan asupan pangan nabati dan pengurangan konsumsi produk hewani berlebih.
Pertama, porsi sayur dan buah diperbanyak dalam setiap waktu makan. Selain itu, sumber karbohidrat utama dianjurkan berasal dari biji-bijian utuh seperti beras merah, oat, atau gandum utuh. Sementara itu, gula tambahan dan tepung olahan sebaiknya dikurangi.
Kedua, protein lebih banyak dipenuhi dari kacang-kacangan, tempe, tahu, dan biji-bijian. Di sisi lain, daging merah dibatasi hanya beberapa kali sebulan dalam porsi kecil. Meski begitu, ikan dan unggas masih diperbolehkan dalam jumlah moderat.
Ketiga, planetary health diet sehat menekankan lemak sehat dari kacang, alpukat, dan minyak nabati berkualitas. Namun, lemak jenuh dari daging berlemak dan produk susu tinggi lemak sebaiknya diminimalkan.
Planetary health diet sehat terbukti mendukung pencegahan berbagai penyakit kronis. Asupan sayur, buah, dan serat tinggi membantu menjaga kadar kolesterol dan gula darah lebih stabil.
Selain itu, peningkatan konsumsi protein nabati dikaitkan dengan risiko lebih rendah terhadap penyakit jantung dan beberapa jenis kanker. Asupan lemak sehat juga membantu menjaga fungsi otak dan hormon secara optimal.
Planetary health diet sehat cenderung lebih rendah kalori berlebih karena mengurangi makanan olahan tinggi gula dan lemak jenuh. Akibatnya, pengendalian berat badan menjadi lebih mudah tercapai tanpa perlu diet ekstrem.
Sementara itu, keragaman bahan pangan dalam pola ini mendukung kesehatan mikrobiota usus. Mikrobiota seimbang berperan penting bagi imunitas, suasana hati, dan metabolisme tubuh.
Penerapan planetary health diet sehat berkontribusi besar mengurangi jejak karbon individu. Produksi daging merah merupakan salah satu sumber emisi gas rumah kaca terbesar dari sektor pangan.
Dengan menurunkan konsumsi daging dan meningkatkan pangan nabati, kebutuhan lahan dan air untuk produksi makanan menjadi lebih efisien. Karena itu, peralihan pola makan ini berpotensi menekan deforestasi dan degradasi tanah.
Selain itu, planetary health diet sehat mendorong diversifikasi tanaman pangan. Diversifikasi ini penting untuk menjaga keanekaragaman hayati dan ketahanan pangan jangka panjang.
Di sisi lain, permintaan tinggi terhadap buah, sayur, dan biji-bijian mendorong praktik pertanian yang lebih berkelanjutan. Namun, konsumen tetap perlu memilih produk lokal dan musiman untuk menekan jejak transportasi.
Menerapkan planetary health diet sehat bisa dimulai dengan langkah kecil dan realistis. Tidak perlu langsung menghilangkan daging sepenuhnya dalam satu hari.
Pertama, ubah komposisi piring dengan mengisi setengah bagian dengan sayur dan buah. Setelah itu, sisanya dibagi antara sumber karbohidrat utuh dan protein, terutama dari nabati.
Kedua, tetapkan hari-hari tanpa daging dalam seminggu, misalnya dua atau tiga hari. Pada hari tersebut, fokuslah pada menu berbasis tempe, tahu, kacang merah, atau lentil.
Ketiga, kurangi minuman manis kemasan dan camilan ultra-proses. Planetary health diet sehat lebih mengutamakan makanan utuh yang minim pengolahan.
Read More: WHO guideline on building a balanced healthy diet plan
Terakhir, biasakan membaca label gizi sebelum membeli produk. Langkah sederhana ini membantu menyingkirkan pangan tinggi gula, garam, dan lemak tidak sehat dari keranjang belanja.
Contoh pola makan harian planetary health diet sehat dapat disesuaikan dengan cita rasa lokal. Kuncinya tetap pada porsi sayur, buah, dan protein nabati yang dominan.
Sarapan bisa berupa oatmeal dengan potongan pisang, kacang, dan sedikit madu. Alternatif lain adalah roti gandum dengan selai kacang dan irisan buah segar.
Untuk makan siang, pilih nasi merah dengan tumis sayur warna-warni dan tempe bacem panggang. Di sisi lain, porsi daging bisa diganti dengan perkedel jagung atau sup kacang.
Camilan sore cukup buah segar, kacang tanpa garam, atau yogurt rendah lemak dalam porsi wajar. Planetary health diet sehat tetap memungkinkan camilan, asal tidak berlebihan.
Makan malam bisa berupa sup sayur dengan tahu, salad gandum utuh, atau gado-gado dengan bumbu kacang yang tidak terlalu manis. Meski begitu, usahakan makan malam tidak terlalu larut dan porsinya lebih kecil dari makan siang.
Peralihan menuju planetary health diet sehat tidak lepas dari tantangan. Kebiasaan keluarga, selera, dan pilihan makanan di luar rumah sering menjadi hambatan.
Namun, perencanaan menu mingguan dapat membantu mengurangi godaan makanan kurang sehat. Menyimpan bahan makanan nabati yang mudah diolah juga membuat keputusan sehat lebih cepat diambil.
Selain itu, belajar mengolah resep baru berbasis kacang dan sayuran bisa menjaga motivasi. Planetary health diet sehat tidak harus membosankan jika variasi bumbu dan teknik memasak terus dieksplorasi.
Sementara itu, komunikasi dengan anggota keluarga penting untuk membangun dukungan. Ajakan bertahap biasanya lebih efektif daripada perubahan mendadak yang terasa memaksa.
Penerapan planetary health diet sehat menunjukkan bahwa keputusan di meja makan membawa dampak luas. Satu orang mungkin tampak kecil, tetapi jutaan orang yang mengubah pola makan akan memberi perbedaan nyata.
Dengan mengutamakan pangan nabati, mengurangi daging merah, dan membatasi makanan ultra-proses, kesehatan tubuh lebih terjaga. Di saat yang sama, tekanan terhadap alam juga dapat dikurangi.
Planetary health diet sehat layak dipandang sebagai investasi jangka panjang bagi diri sendiri dan generasi berikutnya. Karena itu, memulai langkah kecil hari ini lebih baik daripada menunggu sempurna.
Panduan dan inspirasi menu dapat terus digali dari berbagai sumber tepercaya, termasuk planetary health diet sehat yang menyeimbangkan gizi dan kelestarian.
Pada akhirnya, planetary health diet sehat menjadi jembatan antara kebutuhan nutrisi harian dan tanggung jawab moral terhadap keberlanjutan bumi.
This website uses cookies.