
Kapan Waktu yang Tepat Minum Vitamin? Ini Aturannya
Monika Pandey – Minum vitamin menjadi alternatif penting bagi Anda yang kesulitan menjaga pola makan seimbang dan gaya hidup aktif. Dalam rutinitas yang padat, vitamin dapat membantu tubuh tetap bugar, meningkatkan sistem kekebalan, dan mencegah berbagai penyakit.
Beberapa jenis vitamin bahkan terbukti memiliki manfaat spesifik. Misalnya, kalsium dan vitamin D berperan besar dalam menjaga kesehatan tulang, asam folat membantu mencegah cacat lahir, dan vitamin B kompleks penting untuk fungsi sistem saraf dan metabolisme energi.
Namun, muncul pertanyaan penting: kapan waktu yang paling tepat untuk mengonsumsi vitamin?
Menurut ahli gizi Erin Brown, tidak ada waktu pasti untuk minum vitamin. Ia menyarankan agar vitamin diminum kapan pun Anda bisa mengingatnya secara konsisten.
“Simak Juga: Penyakit Moyamoya, Penyebab Stroke Langka di Usia Muda”
“Jika Anda lebih aktif di pagi hari, konsumsi vitamin di pagi hari. Tapi jika Anda merasa lebih nyaman mengonsumsinya di malam hari sebelum tidur, itu juga tidak masalah,” kata Brown.
Artinya, waktu konsumsi tidak terlalu memengaruhi efektivitas penyerapan vitamin secara umum. Namun, beberapa vitamin dapat bekerja lebih optimal jika dikonsumsi di waktu tertentu.
Beberapa jenis vitamin dan mineral sebaiknya dikonsumsi dengan cara tertentu. Contohnya, vitamin D lebih baik diserap tubuh jika dikonsumsi bersama makanan berlemak, seperti telur, keju, atau alpukat.
Sebaliknya, zat besi dan kalsium sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan. Menurut Brown, kedua zat ini menggunakan jalur penyerapan yang sama, dan kalsium cenderung diserap lebih dulu. Hal ini bisa menurunkan efektivitas penyerapan zat besi oleh tubuh.
“Dengan mengambil keduanya pada saat yang sama, Anda mengurangi penyerapan zat besi,” jelasnya. Sebagai gantinya, kombinasi vitamin C dan zat besi justru dianjurkan, karena vitamin C membantu meningkatkan penyerapan zat besi secara lebih efisien.
Konsistensi adalah kunci. Tidak ada aturan baku soal waktu minum vitamin, namun memahami cara konsumsi yang tepat akan membuat manfaatnya lebih maksimal. Jika ragu, konsultasikan dengan ahli gizi atau tenaga medis agar suplemen yang Anda konsumsi benar-benar memberi manfaat optimal.
“Baca Juga: 70 Persen Pengelola Hotel dan Restoran Siap PHK Massal”
Monika Pandey - Data terbaru dari Kementerian Kesehatan RI menunjukkan bahwa pemanfaatan layanan telemedicine di Indonesia telah melonjak lebih dari…
Monika Pandey - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam laporan terbarunya menyebutkan bahwa tingkat kepatuhan pasien terhadap terapi obat jangka panjang…
Monika Pandey, Jakarta - Fakta mengejutkan menunjukkan bahwa 50 persen kegagalan terapi obat bukan disebabkan oleh kualitas obat itu sendiri,…
Monika Pandey - Data terbaru Kementerian Kesehatan RI tahun 2023 mengungkap fakta mengejutkan bahwa sekitar 76% masyarakat Indonesia masih mengonsumsi…
Monika Pandey - Data terbaru dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 2024 menunjukkan setengah dari seluruh pasien global gagal mengonsumsi…
Monika Pandey - Laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) 2023 menyebutkan tingkat kepatuhan pengobatan kronis di negara berkembang hanya berkisar 50%.…
This website uses cookies.