
Daun Pandan, Ramuan Tradisional untuk Asam Urat
Monika Pandey – Di dunia kuliner Asia Tenggara, daun pandan dikenal sebagai bahan penyedap alami yang memberikan aroma harum yang khas. Daun ini digunakan pada berbagai makanan dan minuman, mulai dari nasi uduk hingga kue tradisional. Namun, siapa sangka daun hijau ini tak hanya berperan di dapur, tetapi juga menyimpan manfaat besar untuk kesehatan?
Salah satu khasiat menarik dari daun pandan adalah membantu mengatasi gejala asam urat, penyakit yang kerap menyerang persendian dan mengganggu aktivitas sehari-hari.
Asam urat merupakan hasil dari metabolisme purin dalam tubuh. Normalnya, zat ini akan dikeluarkan melalui urin. Namun, jika kadarnya berlebih atau ginjal tak mampu membuangnya secara efisien, maka akan terbentuk kristal-kristal yang menumpuk di persendian.
“Simak Juga: Fibromatosis Gingiva, Tumor Jinak pada Gusi”
Kondisi ini dapat berlangsung selama beberapa jam hingga berminggu-minggu, tergantung pada tingkat keparahannya. Pemicu tingginya asam urat di antaranya adalah konsumsi makanan tinggi purin seperti bayam, jeroan, kembang kol, jamur, buncis, dan kacang polong.
Mengutip dari Stethnews, daun pandan mengandung senyawa seperti minyak esensial, tanin, dan flavonoid yang bersifat anti-inflamasi. Kandungan ini membantu meredakan peradangan dan nyeri akibat asam urat, serta memberikan efek relaksasi pada otot dan sendi.
Ada dua cara populer untuk memanfaatkan daun ini sebagai pereda gejala asam urat:
Meski bukan pengganti pengobatan medis, daun pandan bisa menjadi alternatif herbal yang membantu meredakan nyeri akibat asam urat. Tentunya, tetap penting untuk berkonsultasi dengan dokter, terutama jika gejala terus berulang atau semakin parah. Kombinasikan gaya hidup sehat, olahraga ringan, dan konsumsi bahan alami seperti daun pandan untuk menjaga kesehatan sendi secara menyeluruh.
“Baca Juga: Kasus Joki UTBK USU, Tiga Tersangka Dikembalikan ke Orangtua”
Monika Pandey - Studi klinis dari Johns Hopkins Medicine pada 2023 mengungkap fakta mengejutkan: efektivitas absorpsi suplemen dapat turun hingga…
Monika Pandey - Laporan WHO tahun 2022 menyebutkan salah satu medis menyebabkan 2,6 juta kematian setiap tahun secara global, dengan…
Monika Pandey - Studi global yang dirilis oleh Deloitte pada 2023 mengungkap fakta mengejutkan bahwa integrasi terapi farmakologi dengan alat…
Monika Pandey - Di Indonesia, 1 dari 5 pasien mengalami interaksi obat berpotensi berbahaya akibat kurangnya pemahaman dalam penggunaan obat-obatan.…
Monika Pandey - Sebuah studi dari Journal of Clinical Nutrition (2023) menemukan bahwa pasien yang menjalani kombinasi nutrisi terapeutik bersama…
Monika Pandey - Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal The Lancet (2023) menemukan fakta yang seharusnya mengguncang industri farmasi global:…
This website uses cookies.